Kominfo Sosialisasikan Pemilahan Sampah Rumah Tangga Melalui Program Kampung Iklim di Mandalika

    Kominfo Sosialisasikan Pemilahan Sampah Rumah Tangga Melalui Program Kampung Iklim di Mandalika

    Lombok Tengah NTB - - Salah satu dari tiga prioritas kepemimpinan Indonesia di G20 adalah transisi energi, kita ingin Presidensi G20 menjadi momentum penting transisi energi hijau di Indonesia dengan pemanfaatan antara lain energi panas bumi atau geothermal sebagai alternatifnya.

    Demikian disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya membuka acara webinar Creative Talks Pojok Literasi “HPSN 2022: Program Kampung Iklim di Mandalika”, pada tanggal 24 Februari 2022. 

    OPOSISI.CO.ID
    market.biz.id OPOSISI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Adanya energi baru dan terbarukan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca nasional, salah satu cara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca ialah dengan pengurangan dan pengelolaan sampah”, jelas Usman.

    Acara yang digagas oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Perekonomian Maritim Kementerian Kominfo tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan secara hybrid dari Gratitude Cafe Mandalika dan dapat disaksikan melalui Zoom Meeting serta disiarkan secara live streaming melalui kanal Youtube Ditjen IKP Kominfo.

    ZONATANI.ID
    market.biz.id ZONATANI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan langkah strategis pemerintah dalam membumikan isu global perubahan iklim menjadi aksi bersama di tingkat tapak. Diprioritaskan aksi nyata ProKlim dapat meluas hingga mencapai 20.000 spot ProKlim atau desa ProKlim pada 2024. 

    Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, KLHK/ Ketua Tim Pelaksana Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut, Rosa Vivien Ratnawati menjelaskan di dalam kampung iklim kehidupan manusia ada disitu dan kita memasukkan program pengelolaan sampah di dalamnya sehingga masyarakat dapat mengelola sampah dengan baik, mendapatkan pendapatan secara ekonomi, tidak membuangnya ke TPA, sehingga memberikan kontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca.

    OMBUDSMAN.CO.ID
    market.biz.id OMBUDSMAN.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Tujuan dari HPSN intinya adalah supaya kita semua paham dan bisa merubah mindset kita terhadap persoalan sampah dan itu mesti dilakukan bersama-sama pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, kalangan akademisi”, kata Rosa.

    Sejalan dengan Rosa, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary menyampaikan Kementerian Kominfo juga melakukan kampanye gerakan nasional peduli sampah di laut termasuk sampah plastik melalui media massa cetak, elektronik, media sosial, dan media komunikasi lainnya.

    “Hal tersebut dilakukan dengan harapan meningkatkan kesadaran para pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk peduli terhadap permasalahan sampah plastik, terutama sampah laut”, jelas Septri.

    “Kunci utama tata kelola sampah adalah pemilahan. Kita dorong mulai dari tingkat rumah tangga dengan berbagai teknologi juga bersama dengan komunitas dan para pakar”. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Madani Mukarom. 

    Dinas LHK mendorong pemilahan sampah dengan berbagai macam cara seperti membuat lubang sumur biopori, composter bag, pengelolaan dengan sistem Black Soldier Fly (BSF) atau lalat pemakan sampah, dan kemudian mendaur ulang menjadi ecobrick dan lain sebagainya.

    Ketua Trash Hero Indonesia, I Wayan Aksara menegaskan bahwa sampah yang tercampur adalah sumber masalah, oleh karena itu pemilahan sampah merupakan langkah yang sangat penting dalam upaya mensukseskan Kampung Iklim. 

    “Setelah sistem pengelolaan terpadu berjalan dengan baik maka jumlah pengiriman sampah ke TPA akan menyusut dan penggunaan plastik yang dikonsumsi akan sangat minim, artinya kita telah berkontribusi pada pengurangan laju perubahan iklim”, tutur Wayan.(Adbravo)

    NTB
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Korem 162/WB Laksanakan Pencanangan Pembangunan...

    Artikel Berikutnya

    Kunker di Dompu, Wagub NTB Puji Posyandu...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 89

    Postingan Tahun ini: 2687

    Registered: Jul 17, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 87

    Postingan Tahun ini: 1962

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 40

    Postingan Tahun ini: 703

    Registered: Nov 15, 2021

    Agus Subekti

    Agus Subekti verified

    Postingan Bulan ini: 33

    Postingan Tahun ini: 658

    Registered: Feb 3, 2022

    Profle

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Beri Penguatan Jajaran Kanwil Jateng, Sekjen Kemenkumham Ajak Jajarannya Tumbuhkan Rasa Memiliki
    Kakanwil Lantik dan Ambil Sumpah Dua Notaris Pengganti
    Polmas Perairan, Ditpolairud Sambangi Warga Kuala Jelai
    Danramil 1005-04/Cerbon Berikan Ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke 76 Polsek Cerbon

    Rekomendasi

    Terlibat Pemalsuan Dokumen Bersama Suaminya, Perempuan PNS ini Turut Diamankan
    Diduga Melakukan Penipuan, Seorang PNS di Mataram Terancam Bui
    Satresnarkoba Polresta Mataram Musnahkan BB berupa Sabu seberat 499,55 gram Netto
    Jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, Polsek Gunungsari Cek Harga Sembako
    Pakai Jam Tangan Hasil Curian, Pria Asal Batulayar Ditangkap Tim Opsnal Polsek Gunungsari

    Ikuti Kami